Rabu, 16 November 2011

Al Kahfi bukan Pemuda dalam Gua

Setiap membaca ataupun mendengar kata Al Kahfi aku selalu ingat kisah Pemuda Kahfi, ya pemuda-pemuda luar biasa yang kisahnya ada didalam Al Qur'an. Bahkan dijadikan nama surat ke 18. Artinya Al Kahfi tidak disebutkan sekilas namun justru menjadi tema pokok sebuah surat, begitu istimewa. Semoga setiap Al Kahfi membaca kisah pemuda dalam gua ini, Al Kahfi dengan ilmu dan mata batinnya bisa mengambil pelajaran juga hikmah dari kisah abadi ini. Meski Al Kahfi pemilik blog ini BUKAN PEMUDA DALAM GUA tersebut, tapi aku do'akan Al Kahfi bisa menjadi sosok yang istimewa.

Perkenalan kami diawal Oktober lalu, aku berterima kasih sudah disapa, sebab bila tak didahului mungkin lama lagi kami baru bersua. Secara aku suka sungkan menyapa duluan, hikkss... takut dicuekin :cry: tak bermaksud su'udzon ya...

al kahfi mengatakan... 
Assalamualaikum:
peraturan terbaru dari pemerintah yang mendahulukan calon jama’ah haji yang belum pernah berangkat haji dan sudah lanjut usia<---mendukung dgn pemerintah tuk yg ini,,krn seperti tdk etis y kalo yg di beri kesempatan hanya yg berduid sj,,salam sahabat mbak minta izin folllow kalo berkenan di follow balik y..wassalam
6 Oktober 2011 13:16 

Semenjak hari itu kami menjalin persahabatan walau hanya di maya. Terhitung belum 2 bulan, dan maaf aku termasuk yang jarang membaca tulisan yang sudah lalu, maafkan ya... ada beberapa yang kubaca-baca juga dalam rangka ikutan Give Away ini, namanya usaha. Sebentuk perjuangan menurutku. Namun hampir bisa dipastikan untuk tulisan Al Kahfi setelah 6 Oktober aku tak melewatkannya.  

Dari tulisan-tulisan diblog yang banyak berisi tentang ilmu pengetahuan alam terapan aku merasa bahwa beliau adalah sosok pembelajar sejati. Yang rajin bersilaturahim, baik di dunia nyata maupun di maya. Kalau di maya semua juga tahu Al Kahfi rajin menyambangi blog para sahabatnya. Tak heran walau blognya lahir baru dibulan Maret 2011 tapi sahabat blognya sudah buanyak banget, follownya sudah mencapai 247, aku jelas bukan tandingannya. Kalau dikehidupan nyata aku bisa buktikan dipostingnya ini " Kecoa yang Malang" 
Sekitar seminggu yang lalu,sehabis magrib, saya silaturahmi ke rumah pak lurah...
Dan bergulirlah kisahnya tentang KECOA, walau ringan tapi terasa kandungan ilmunya, aku tadinya sudah berniat memilih posting ini sebagai tulisan terfavoritku, secara aku baru tahu lho dibalik anggapan tentang kecoa yang menjijikkan tersebut ada manfaat yang ditebarkannya bagi kehidupan ini.
...karena dengan adanya kecoa bakteri2 ataupun kuman2 berbahaya juga mati dengan zat yg ada di tubuh kecoa, bahkan menjadikan dapur yg ada sisa2 makanan jadi ikut steril dari bakteri dan kuman oleh zat kimiawi yang disemprotan dari tubuh kecoa...
Bukan hanya Pak Lurah yang baru tahu, tapi aku juga. Dan masih banyak lagi cerita-cerita serupa ini yang membuatku terkagum-kagum pada sosok yang berprofesi sebagai Arsitektur ini. Ada diprofil lengkapnya *meski ternyata tak lengkap-lengkap amat, hehe... Tinggal di Indonesia katanya, yeee Indonesiakan luas dan benar saja ternyata menurut pengakuan terbarunya saat berkomentar di Kenangan SMP-ku, sekarang Al Kahfi tinggal di sekitar Bandar Lampung, tepatnya di Tarahan arah Kalianda. 

Belum lagi sapaan demi sapaannya yang ramah membuatku sedikit banyak *merasa mengenalnya... ya walau mungkin masih banyak meleset :D 
Ini salah satu sapanya yang membuatku tercenung:
al kahfi mengatakan...
.( Berkuda, berenang, dan memanah. Tiga kemampuan dasar ) saat ini kalau saya yg belum bisa hanya memanah mbak,,loh ,,hehe iya memanah jantung si pujaan hati saya,,susah nembusnya,,selalu bisa menepis panah2 asmara saya(ups jd malu jgn bilang siapa2 y mbak)
22 Oktober 2011 08:07  

Meski terkesan bercanda tapi ada makna yang tersirat. Gigih aku kejar ditulisannya pada tanggal yang sama, tentang "Belajar dari kegigihan Nyamuk"
Yunda Hamasah mengatakan... 

Hayyo memanah hati siapa kah? Mari kami bantu 
:D
Nyamuk si hewan penebar penyakit ternyata bisa menebar hikmah juga ya dari kegigihannya :P
Jawabannya, menurutku ada kesan ngeles ya, biasa gaya anak muda:
al kahfi mengatakan... 
@yunda: kalo urusan manah memanah ,, sy sdh belajar td mlm mbak dr kegigihan si nyamuk,, sampai akhir menutup mata,, hehe lebay dech sy 

Dan saya menemukan aslinya Al Kahfi di "Mesin Kehidupan Bumi"
tiga hari yang lalu menjelang idul adha, saya di pertemukan kembali dgn sosok sang bulan (orgnya ada di salah satu follower) yg selalu menginspirasi yang selalu saja memberi pertanyaan2 yg unik dan terkadang di luar pemikiran saya, terus terang setiap saya bertemu dgnnya  membuat dada berdebar kencang,,biarlah lebay katanya.

saat ini saya tdk tahu hubungan selanjutnya saya dgnnya sebenarnya sdh berakhir atau mungkinkah ini awal hubungan kami dgn episode dan cerita yg lain,ntahlah ,karena kami di pisahkan oleh perbedaan,perbedaan yang sangat hakiki ..nah loh pusingkan memikirkannya,,hmm dari pada pusing mikirin hubungan cinta2an, sebenarnya masih ada pertanyaan2 seputar semesta yang akan saya ungkapkan.
 

Ya ya, meski galau melanda tapi tetap semangat berbagi ilmu. Semoga selalu mendatangkan keberkahan ya Mas... Memang pemuda kalau masih lajang suka galau lho Mas*tak percaya, tanya saja Bang Haji Rhoma Irama... makanya segeralah menikah, apa perlu bantuan? Kayak zaman bahulaa, pakai perantara, halaaah... 
Sepertinya tidaklah ya, sebab sosok sang bulan masih begitu melekat, sampai nama blog ini: MAN AND THE MOON. Jadi penasaran siapakah gerangan sang bulan? Ada yang mau kasih bocoran? Atau kita tunggu woro-woro resmi dari sang pemilik blog *jangan lama-lama ya, ppzzzttt....Demikian tentang sosok Al Kahfi yang baru berhasil kubaca.




***

Sedangkan posting favoriteku akhirnya jatuh pada "Es Teh Manis dan Teh Manis Panas", mengingatkanku pada tulisannya Tia di Rainbow Menu untuk lengkapnya baca Air Dingin Atau Air Hangat?
Bahwa keduanya memberikan manfaat yang berbeda, sedangkan Al Kahfi (lagi-lagi) memberiku pengetahuan tentang hal ini dari sisi lain. 


Sebab lain? Karena dsamping tulisan ini khasnya Al Kahfi*yang berisi ilmu pengetahuan alam terapan, pengantar awalnya membuatku terpana. 
Tahun ini merupakan tahun2 yang sibuk bagi saya...
Jadi langsung ingat tulisan terbaru Bunda Lily , lengkapnya ada di Tetap ‘Hidup’ Meski SibukMaka dengan ini aku ada persembahan khusus untuk Al Kahfi, sekaligus memenuhi janjiku pada Bunda Lily.

"Hiu Kecil Kehidupan" 
Ini kisah menarik tentang upaya nelayan Jepang untuk mempertahankan ikan agar tetap segar sampai ke tangan pelanggan.

Akhir-akhir ini sudah sangat sedikit ikan yang ditangkap di perairan dekat pantai sehingga nelayan harus pergi melaut ke tempat yang agak jauh. Akibatnya, ikan yang tiba di pantai diterima pelanggan sudah tidak segar lagi, harga pun jatuh. Untuk mengatasi hal ini, paguyuban nelayan di sana mengusahakan  freezer  (lemari pendingin) dibawa di atas perahu, agar sekalipun ikan tersebut telah mati, namun tetap beku dan tidak busuk. Upaya ini pun ternyata tidak juga memuaskan pelanggan penikmat ikan segar, mereka mengatakan 'cita rasa' ikannya telah berkurang karena sudah mati dan dibekukan. Akibatnya, harga ikan pun semakin merosot tajam, karena tidak dalam keadaan hidup.
Langkah berikutnya yang ditempuh para nelayan di sana adalah dengan membawa tangki-tangki yang agak besar ketika melaut. Ikan-ikan yang telah dijaring selanjutnya dimasukkan ke dalam tangki-tangki dalam keadaan hidup. Mereka dijejalkan dalam tangki tersebut. Setelah sekian lama ikan-ikan tersebut berdesak-desakkan dan saling bertabrakan, lama kelamaan ikan-ikan tersebut lemas namun tetap hidup ketika dibawa ke pantai. Namun, masyarakat Jepang tetap tidak suka menikmati ikan lemas, karena cita rasanya berbeda dibandingkan dengan ikan yang tetap hidup.
Paguyuban nelayan Jepang pun kembali berpikir keras tentang bagaimana supaya ikan yang ditangkap tetap hidup dan segar. Usaha berpikir keras ternyata membuahkan ide yang luar biasa. Kini ketika para nelayan melaut, mereka tetap membawa tangki, namun jumlah ikan yang dimasukkan ke dalamnya agak dikurangi. Uniknya lagi, setelah semua ikan dimasukkan ke tangki dan siap dibawa ke pantai, para nelayan tersebut memasukkan seekor hiu kecil ke dalam tiap tangki. Ikan hiu tersebut memang memakan ikan-ikan yang ada di dalam tangki, namun tidak banyak. Sementara ikan-ikan lain lari dikejar-kejar hiu yang berada di dalam tangki itu. Alhasil, ikan-ikan tersebut tetap dalam kondisi siaga dan takut, yang tanpa disadarinya telah tiba di pantai. Pelanggan merasa puas memperoleh ikan yang tetap hidup dan segar.
Sibuk atau apalah tepatnya*asal jangan sok sibuk ya... menurutku salah satu tantangan dalam kehidupan yang harus kita syukuri, bagaimana kita mengelola tantangan tersebut agar kita tetap 'hidup' yang bukan hanya hidup. Tapi seperti ikan-ikan tangkapan si-nelayan, hidup dan segar. Jadi cita rasa dan harganyapun tetap tinggi. 

Mari sahabat kita jadikan sibuk kita bagaikan 'hiu-hiu kecil' seperti kisah diatas. Dan terkhusus untuk Al Kahfi, selamat menikmati 'sibuk'mu, tapi jangan sampai terlena, tetap fokus meraih sang bulan, karena meski umurmu lebih muda dariku tapi tampaknya masa ABG sudah berlalu*maaf-maaf kan lah yaaa... sekalian nge-tes apakah Al kahfi ini sosok yang mudah tersinggung atau tidak? Jawabannya akan kita dapatkan sebentar lagi ...


Satu lagi, sebenarnya malu juga kasih masukan seperti ini, secara aku bukan ahlinya, tapi ini yang kualami, aku agak kesulitan membaca huruf-huruf dalam blog ini, mungkin karena latar dan warna tulisannya yang sangat kontras ditambah dengan ukuran hurufnya yang 'small', abaikan kritik ini, sebab bisa jadi ini hanya perasaanku saja, sedang sahabat yang lain tak begitu. Sekali lagi maaf bila tak berkenan dengan kritik dan saran dariku. Selamat berjuang agar menjadi Al Kahfi bukan bagai Pemuda dalam Gua.


***

Tulisan ini aku ikutsertakan dalam Give Away Al Kahfi – Man and the Moon.
 Bagi yang berminat mengikutinya buruan ya karena ini sudah hari terakhir.

29 komentar:

arr rian mengatakan...

terus mas al kahfi (mas amri) itu dari mana kalau bukan dari gua? :P

Yunda Hamasah mengatakan...

ar rian:
Nach lho, kurang tahu aku, dari mana ya? Coba tanyakan pada si Buta dari Gua Hantu, adaaa aja ni Rian ya...

al kahfi mengatakan...

saya bacanya sampai terlarut mbak seperti gula itu,, mengikuti alur2 molekul tulian yg mbak buat,, sungguh2 saya takjub, dgn pemikirannya,, trims ya mbak sdh berpartisipasi,, untung sy posting es teh manis ini y mbak,, :)

Nurulnulur mengatakan...

mantab pisan reviewnya.... :)

Obrolan Blogger.com mengatakan...

jejak mu tentang al Kahfi jelas dan runtut, dan sentuhanmu pada hal laennya hebat !

Salam

Baha Andes mengatakan...

yayaya aku kenal ama bang kahfi tapi kayanya aku ga ikutan GA. tapi klo bunda lily aku sangat rajin mengikuti tulisannya palah sering pertamax di kotak komentar beliau.

Selamat buat ibu dokter dan juga bang kahfi ya....

Lyliana Thia mengatakan...

mbak Keke... aku kirain tadi kita punya artikel favorit yang sama... ternyata mbak Keke lebih milih es teh manis... hihihi...

tapi tulisan mbak Keke ini emang manis dan mnrt aku memang menggambarkan Al-Kahfi... yok kita sama2 doain semoga Al-Kahfi bisa bersatu dgn bulannya... hehehe...

sukses kontesnya mbak Keke... ^_^

Lyliana Thia mengatakan...

hihihi mbak Keke, jd malu yg ttg air dingin dan air hangat itu... well, itu sekalian menjelaskan juga sih mbak, karena minum shake herbalife harus dgn air dingin... nah org banyak tanya, minum air dingin bukannya bikin gemuk...? so dijelaskan disitu mbak.. hehehe...

bunda Lily mengatakan...

waduh, bunda harus ini kayaknya berkenalan dgn Al Kahfi yang benar2 hebat ...
( mau mampir kesana abis dari sini)
dan membaca tulisan Yunda ini, kelihatan sudah sangat mengenal sekali Al Kahfi, karena ada yg berpendapat, kita bisa dikenali dr apa yg kita tulis, mungkin ini benar ya Yunda :)

dan, terimakasih banyak ttg cerita si hiu ini, nelayan Jepang ini sangat kreatif, tdk kehabisan ide utk mendapatkan ikan segar dgn harga yg bagus :)
ini jadi pembelajaran buat kita ya Yunda, agar selalu kreatif .......


Semoga sukses diacara ini Yunda
salam

the others... mengatakan...

Mbak, akhirnya ikut juga di hari terakhir ya..?
Wah, kalau mbak ikutan... aku udah was2 nih, khawatir kalau salah satu pemenangnya lagi2 jatuh pada mbak... hahaha. #becanda

Emang sih, tulisan mbak itu ... 'sesuatu banget' kalau kata Syahrini sih... hehehe.
Semoga menang (lagi) kontesnya ya mbak...

catatan kecilku mengatakan...

Aku juga takjub dg banyaknya pengetahuan Al Kahfi yg belum banyak diketahui orang lain.
Itu sebabnya, aku suka baca label pengetahuan umum dari blog dia mbak.

umahnya fityanakifah mengatakan...

judul kita hampir sama ada gua nya

ulasan mba Ke lengkap banget nih

sukses ya mba

Ejawantah's Blog mengatakan...

Wah..... dettidetik terakhir......
Semoga selamat dan sukses dalam kontestnya Mba. Aku tetap mendukung walau dalam kesibukan.

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog

kakaakin mengatakan...

Ternyata banyak hikmah yang ditorehkan oleh Mas Al-Kahfi ini ya... :)
Semoga sukses ngontesnya ya, Mbak :)

gaelby mengatakan...

Assalamu alaikum wr.wb.
Snang bnget bisa berkunjung di blog ini. Salam knal, dzadjakillah khairan :)

Mas Jier mengatakan...

ternyata beliau manggil ibu Yunda dengan panggilan mbak, kalo saya manggil dengan sebutan ibu saja (boleh kan bu?)

Sebuah blog yang bercerita tentang alam dan kehidupan memang menarik untuk diikuti. Kita serasa diajak untuk menikmati dan menghayati keindahan dan keagungan ciptaan Allah. Banyak hal yang bisa kita pelajari dari alam.

Semoga sukses ya buat Ibu Yunda dan buat Mas Al Kahfi semoga bisa meraih sang "bulan".

Salam

Sitti Rasuna Wibawa mengatakan...

Komplitnyaaa...
Semoga menang yaaa mbak. :)

dhenok habibie mengatakan...

baca quote-nya mas Kahfi lucu yaa yuk,hahahaha.. jadi itu to kisah man and the moon.. semoga mereka segera bersatu lah.. :D

btw, PR nya udah dhe kerjain.. monggo dicek..

mabrurisirampog mengatakan...

saya masih penasaran dengan sosok Al Kahfi, belum pernah ke rumahnya juga sih.. Trimakasih bu, dari cerita yang ibu sampaikan, sepertinya Al Kahfi sosok yang menarik,,
Coba ah, ke TKP langsung.

Smoga sukses bu di GA nya

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

lengkap nih ulasannya mengenai alkahfi

Irly mengatakan...

Weleh-weleh..saya melewatkan give away*tepok jidat

puteriamirillis mengatakan...

mbak yunda ku sayang kau membuatku terlena , hahahaha...

kubaca satu2 kalimatnya, enak tenan deh, dapet banget...

makasih ya mbakku sayaang.salam pu

Nchie mengatakan...

Kunjungan pertama Mba Yunda..
Salam kenal..
*kata Pakdhe suruh kenalan*
hehee..maluu..!!

Komplit banget ulasannya tentang Al Kahfi..
Sukses ya

Kopiah Putih mengatakan...

Ehmmm...
Yang lagi ikutan kontes.
Sukses ya..

Salam kenal.

kak Rose mengatakan...

moga sukses...

Bisnis Online Blog mengatakan...

Yang ikutan kontes.Sukses ku ucapkan ya.Kunjungan perdana

Bisnis Online Blog mengatakan...

Foolower yang ke 72 Mbak

Nia Angga mengatakan...

Wahhh selamat.. Mbak yunda menang lagii...
keplok keplok

epay mengatakan...

pantes menaaang...hebat deh, selamaaat ^^ follow aah mbak...salam kenal ya mbak