Jumat, 02 Maret 2012

Cerita Mirip di Keluargaku

Pagi yang cerah di Jum'at pertama bulan Maret.
Semoga khabarmu baik dan bahagia wahai sobats semua ;)

Masih dalam rangka cerita tentang 'Aku Sayang Saudaraku' maka posting kali ini juga masih tentang saudara-saudaraku tersayang, hanya saja ini sebuah karya daur ulang, karena sebelumnya pernah kutulis dalam blog ini 10 Juni 2010 yang lalu, pindahan dari 'catatan di facebook'. Dan kali ini kutambah sekalian kulengkapi biar lebih terasa resapan bumbu sayangnya, cie...

Begini ceritanya...

Saat itu Abinya Hamas baru membuat status di facebooknya tentang mimpinya (mimpi kami tepatnya, untuk ke Tanah Suci) juga tentang mirip,

“Jemput Kando Pertama pulang Umroh. Ini kali keduanya menginjakkan kaki ke Tanah Suci. Yang pertama untuk berhaji. Menurut beliau, wajahku paling sering melintas selama disana *bukan hanya kerena kami mirip saja, bisa jadi ikatan hatilah penyebabnya. Ya Allah izin kan lah aku menjadi tamu-Mu di Baitullah, betapa harap dan rinduku”

Maka untuk menanggapi tentang mirip, aku buat tulisan ini.

Adalah suamiku, anak ke 4 dari 8 bersaudara, 6 laki-laki dan 2 perempuan. 
Kata banyak orang, terutama yang kenal tapi jarang bertemu, sangat mirip dengan Kakak pertamanya, beda umur mereka 6 tahun. 


Miripkah?

Bahkan keluarga jauh sering salah menyebut nama. Sering kali bila ada acara kondangan suamiku dipanggil untuk sambutan mewakili Ayahanda dengan nama Taufik, kakaknya, sudah tradisi biasanya anak sulung lebih tenar dikalangan keluarga besar, walau tidak semuanya. Keluarga akan langsung mengenali bila melihat istri yang mendampingi, karena jelas sangat tidak mirip.


Abinya Hamas bersama Kakak pertama dan Kakak ketiga.

Bukan itu saja, saudara seperguruanpun sering salah mengenali keduanya. Saudara seperguruan? Iya, PKS, Perguruan Keadilan Sejahtera *^ Tapi kalau buat orang-orang yang sering berinteraksi, sudah faham betul, sangat jelas ketidak miripan itu, apalagi buatku sebagai istrinya, tidak akan mungkin ketukar dach…


Buat yang lain, sah-sah saja mau bilang mirip atau tidak mirip :D

Generasi mirip selanjutnya adalah dua sepupu yang hanya berjarak 1 bulan ini. Khodijah binti Muhammad Ridwan lahir pada 25 Oktober 2003 di Palembang, sedangkan Aisyah binti Muhammad Taufik lahir pada 29 November 2003 di Perth.

Khodijah dan Aisyah, dua sepupu yang mirip.


Masih tentang mirip.

Uniknya, kemiripan ini berlaku juga padaku dengan adik perempuan ketiga, dengan selisih umur 5 tahun. Kami berdua mirip, kata banyak orang. Aku sulung dari 5 bersaudara, 3 perempuan dan 2 laki-laki. Sudah kuceritakan pada posting akhir Februari lalu.


De' Anggun dengan sulungnya, Muhammad Avignam Raya bin Arif Radigusman.

Hamas dan Umminya.
Almarhum Kakek kami sering sekali salah panggil. 
“Ke, mana adikmu?” padahal yang ditanya justru adikku. 


Belum lagi pasienku yang sering bingung saat aku masih bertugas di Puskesmas Blambangan dulu. Pernah dengan keheranan seorang pasien bilang, 


“Bu, tadi barusan ketemu dijalan kok sekarang sudah ada disini, trus bajunya kok lain ya?”


Nach lho…

Tapi buat orang yang sangat mengenal kami atau yang sudah faham banget, jelas kami sangat tidak mirip. Apalagi soal keahlian memasak, kami berbeda, bagaimana tidak, adikku seorang alumni akademi Gizi, jadi selain hobby, dia sangat piawai masak. Sementara aku? Suka masaknya baru tahap coba-coba. Ya beda tipislah ^^ 



***


Kemiripan lainnya.
Hamas mirip Abi? Hamas mirip Manda? Yang banyak diakui adalah Hamas mirip Jidah. Dagu dan senyumnya^^
Hamas dan Abinya, mirip kah?
Tapi menurutku saat Hamas makin besar makin tak mirip Abinya.

Hamas dan Manda, 2009 lalu mirip.
Sekarang? Entahlah...
Bahkan banyak yang bilang Hamas justru mirip Mandanya, adik keduaku yang tinggal di Jogya. Bisa jadi karena memang Hamas mirip Nek Anangku (Abah Mamaku) yang juga sangat mirip dengan De' Fata. Kalau Hamas mudik ke Way Kanan, ada beberapa orang kerabat yang ketika melihat Hamas tak bersamaku, mereka biasanya bertanya spontan.

"Ini anaknya Fata ya?" 


Nanya apa nebak? Haiiyyaa, kalau nebak kok salah ya, hehe...

Ya begitulah kisah mirip dalam keluargaku, tepatnya bukan mirip sungguhan, tapi mirip-miripan. Bedanya jauh lebih banyak. Mobil jelas sangat berbeda dong dengan mobil-mobilan. Betul?

20 komentar:

anazkia mengatakan...

Ketemuan dulu baru buat penilaian hehehehe

ENtah mirip abinya atau umminya :)

Ummi Nabil mengatakan...

wah banyak yang mirip ya

di keluarga saya malah jarang banget mba

Elsa mengatakan...

Ya ampuuun...
kasus mirip yang paling atas tuh ... bener bener bak pinang dibelah dua deh!!! itu PERSIS banget

jiah al jafara mengatakan...

mirip~
kalo masih satu ibu+satu bapak, wajarrrr~

Mama Olive mengatakan...

Mirip banget tuh si sulung dan tengah..
Iya ya..apalgi jenggotnya,hhi..

mba keke emang mirip sama ade perempuan yang ke tiga,..
Tapi Mba keke mirip temenku di bandung kerjanya di RS AI,
persis banget,kalemnya,pake kaca mata, gaya di jilbabnya asli sama, senyumnya juga, cuma dia ga pernah ngeblog..hhe

Atma Muthmainna mengatakan...

yang difoto pertama itu benar2 mirip deh ...

HP Yitno mengatakan...

mirip banget sob. Tapi meskipun mirip, kalau lama bergaul dengannya. Pasti tau perbedaannya.

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

foto yg pertama seperti dua foto yg sama di tempel mbak hehehe. beda dilesung pipi mungkin ya

mimi RaDiAl mengatakan...

yg paling atas mmg mirip yun,,,cuma satu agak gemukan aja.

Seagate mengatakan...

itu suami mbak sama kakak pertamanya mirip banget hehe

.:diah:. mengatakan...

emang mirip ya Mbak, namanya juga saudara.

anyway saya juga kata orang mirip ama Tante (adik bungsu Mama) malah sering dikira saya itu adiknya si Tante, hehehheh

nicamperenique mengatakan...

heheheh ... bisa gitu ya, setiap generasi ada yg mirip2nya :D
bagusnya gak ada yg ketuker hiihii

Djangkies mengatakan...

wah baru tahu kalo ada Perguruan baru. walo saya bukan aktivifis, tapi sahabat-sahabat baik saya sebagaian besar di perguruan tersebut. Bener pict yang pertama mirip banget

dhenok habibie mengatakan...

habis baca ini, dhe jadi mendadak mikir.. kayaknya di keluarga dhe yang mirip kayak gitu kok gk ada yaa yundo.. hahahahaha.. dari semua yang mirip diatas, dhe titip salam untuk hamas saja.. hamas ganteng lho.. ^_^

Andy mengatakan...

aku tahu kenapa mirip begitu & menerus walaupun jarak mereka beda 6tahun
karena dahulu entah nenek moyang beliau punya GEN atau darah kembar yang menurun kepada generasi selanjutnya setiap jangka waktu tertentu

Bintang mengatakan...

Iya Yunda, mirip banget...bukan cuma satu, tapi banyak sekali keluarga Yunda yang mirip-mirip...ada dokumentasinya pula, hehe :D

Apa kabar, Yunda?
Semoga selalu sehat.
Maaf banget saya lama tidak bersilaturahmi kesini. Biasa deh, alasannya macem-macem...

blog kecil mengatakan...

aku jg pernah punya teman jg pada persis semua adik kakak gtu

Pemilik Restoran Suroboyo mengatakan...

Duh senangnya punya keluarga besar, tentu meriah sekali kalau lebaran atau punya hajat yaaa.
Saya gak punya kakak atau adik. Untungnya Ipung punya 4 adik sehingga mnereka jadi adik2ku juga.
Salam hangat dari Surabaya

Orin mengatakan...

Wah Ummi, jd inget sama kakak dan adik sepupuku di Bandung, katanya kami mirip banget, sm adikku sendiri malah ga mirip hihihihi

outbound malang mengatakan...

nice for your post ..
salam sukses selalu