Minggu, 11 Maret 2012

Menapaki Jejak Perjuangan di MONPERA

Wisata sejarah tak terlalu banyak di Sumatera Selatan, tapi itu saja belum semuanya berkesempatan aku kunjungi. Hanya khusus ke MONPERA yang sudah beberapa kali, bersama ananda. Bahkan Yunda sudah pernah kunjungan edukatif dari sekolahnya, SDIT Bina Ilmi, ke MONPERA. MONPERA singkatan dari monumen perjuangan rakyat. Dari namanya sudah nyata monumen ini sengaja dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Sumatera Selatan. Meski tak setersohor MONAS, tapi paling tidak keberadaan MONPERA cukup mewakili sebagai sebuah ikon kota Palembang, daerah bercikal bakal kerajaan SRIWIJAYA ini. 


Selama ini kalau ke MONPERA, aku belum pernah menuliskannya, bukan karena tak istimewa tapi ya memang berkunjung ke tempat-tempat bersejarah tak terlalu menarik minat kami sekeluarga. Tapi jujur sejak mengenal Bunda Monda, aku jadi penasaran sendiri mencoba merasakan sensasinya berwisata ditempat-tempat bersejarah. Dan kini, akupun berjanji pada diriku untuk menikmati sekaligus menuliskannya. Big thanks untuk penyelenggara Give Away sehingga aku nekat membuat tulisan tentang wisata ke tempat bersejarah ini, maaf foto-fotonya terbatas dan masih banyak yang hasil pinjeman, secara belum lulus belajar motretnya :lol: Lagi pula, kehadiran foto disini bukan untuk memuaskan, justru hanya bersifat menambahkan rasa penasaran agar suatu saat para sahabat pembaca blog ini bisa melihat langsung MONPERA dari dekat.

Simak ya, semoga nanti kalau ke Palembang tertarik untuk mampir ke MONPERA kami, hayoo serasa pemiliknya saja :P

Foto pinjeman, MONPERA tampak depan.
Apik ya?

Coba perhatikan penampakannya dimalam hari, berkilauan cahaya, indah rupawan, bak sebuah warisan budaya nan bercahaya, hallah lebay :lol: Namun demikian, semoga foto ini mewakili perumpamaan bergaya lebay itu, sayangnya bukan foto asli hasilku memotret, hehe...


Monpera, Palembang
Foto yang ini, pinjeman juga^^

Alasan ke MONPERA

1. MONPERA mudah dijangkau. 
*ditambah lagi karena Palembang tak banyak tempat wisata alam yang menarik...

Bangunan ini terletak di pusat kota tepatnya di depan Masjid Agung. 

2. Mempunyai nilai sejarah yang menggugah semangat juang.


Konon khabarnya lokasi tersebut dulunya merupakan basis pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang yang pecah pada tanggal 1 Januari 1947 yang melibatkan seluruh rakyat Palembang melawan Belanda. 


Bagaimana,  terasa kan aroma juangnya? Inilah yang berusaha kugelorakan saat mengajak Yunda dan Hamas ke MONPERA. Bukan kah bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai perjuangan pahlawannya? Semoga anak-anakku mampu mengambil pelajaran dengan menyusuri jejak juang yang tertoreh nyata di MONPERA.


Ada tank baja di halaman MONPERA.
Kapan Berdirinya?

Peletakan batu pertamanya dan pemancangan tiang bangunan pada tanggal 17 Agustus 1975 dan diresmikan pada tanggal 23 Februari 1988 oleh Menko Kesra Alamsyah Ratu Perwira Negara.


P1080674
Pinjeman dari sini.
Ada apa di MONPERA?


Halamannya luas, asri dan bersih. Tampak terawat dan banyak relief-relief perjuangan di sana. Berada dirimbun tanaman sembari melihat ke AMPERA, kita bisa bercerita pada ananda. Terasa angin sepoi-sepoinya menambah akrab suasana. Berwisata keluarga sekaligus mengupas sejarah. Terasa 'sesuatu' buatku. Dan memang sekarang ini, usia Yunda dan Hamas sudah bisa diajak berkisah plus berdiskusi tentang apasaja, termasuk sejarah.


Tembok bertuliskan semangat perjuangan.

Pertempuran lima hari lima malam dalam gambaran relief.


Tapi kalau anak masih kecil harus benar-benar diawasi, jangan dilepas begitu saja, sebab diarena yang datar dan relatif aman di halaman inipun tenyata ada bagian yang sedikit curam.
Yunda hampir jatuh di'serodotan' ini :D 


Adapun di dalam gedung. Bangunan ini terdiri dari VI lantai. Di dalam gedungnya khususnya lantai I, terdapat foto-foto masa perjuangan enam tokoh perang kemerdekaan. Mereka masing-masing, dr AK Gani, drg M Isa, Haji Abdul Rozak (Residen Abdul Razak). Kemudian, Mayjen TNI H Bambang Utoyo, Brigjen TNI H Hasan Kasim, dan Kolonel H Barlian. Termasuk juga patung-patung dalam berbagai bentuk.


P1080673
Foto pinjeman, lihat ada nama pemilik fotonya kan?
P1080667
Ini juga dapat pinjem, 
heran ya kok kalau motret sendiri didalam gedung jadi buram tak elok.
Pake kamera apa dulu?
Di lantai II, kita dapat melihat 14 pucuk senjata yang sebagian besar merupakan hasil rampasan perang zaman sebelum kemerdekaan. Ada senjata jenis pistol, senapan, kecepek, ranjau hingga alat pelontar bom yang kerab dipakai pejuang tempo dulu.  Untuk keamanan bersama, senjata-senjata itu ditempatkan pada ruang khusus berdinding kaca. Hanya dapat dilihat dari luar. Ini tak lain untuk mengantisipasi ulah tangan-tangan tak bertanggung jawab, begitu yang kuketahui.


Lantai IV dipakai untuk kantor. Sedangkan untuk mencapai lantai VI harus hati-hati, karena tangganya kecil dan keluarnya melalui lubang kecil persis seperti tutup tank. Tapi jangan salah, kalau sudah berhasil mencapai puncak, maka akan kita saksikan pemandangan indah Kota Palembang, lengkap dengan jembatan AMPERA dan Masjid Agung kebanggaan kami :D


Serba-serbi MONPERA
Alamat MONPERA
Jalan Merdeka No. 1,
Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I,
Palembang, Sumatera Selatan

Jam Kunjungan
Buka setiap hari pukul 08.00-15.30 WIB
Senin & Hari libur nasional: Tutup

Tiket Masuk
Dewasa dan anak-anak: Rp 2. 000,-
*sangat merakyat ya...


Nach bagaimana, berminat untuk berwisata ke MONPERA? Beritahu aku ya, nanti kuantar sampai puncak, sekalian aku bayari tiket masuknya juga :lol: Sebelum tiketnya ikut melonjak bersama naiknya harga BBM ;)

               Tulisan ini diikutkan  pada  Giveaway Pertama di Kisahku bersama Kakakin

31 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah tks infonya...kapan2 kalo ke sana jadi tahu deh.

Haya Nufus mengatakan...

Semoga Yunda dan Hamas terinspirasi meniru semangat juang pahlawan ya mbak... KAlau aku kesana kayaknya harus naik ke puncaknya deh biar bisa lihat pemandangan kota PAlembang (masalahnya: kapan kesana?) :D

blog kecil mengatakan...

mkasih infonya , dipaalembang mepora baru tau yeah

reni mengatakan...

Pengen bisa ke MONPERA juga mbak... sayang jauh sekali.
Semoga ada kesempatan utk kesana suatu saat nanti. Amin.

HP Yitno mengatakan...

Murah banget ya tiket masuknya.
Tempatnya juga lumayan seru. Bisa mengenal sejarah para pahlawan. Kalau pahlawan yang sering denger yang abdul rozak itu sob.

Mami Zidane mengatakan...

wah,2000 rupiah udah bisa masuk ke tempat bersejarah gitu ya mbak...sayang tempat nya jauh dari rumah saya...hehe

outbound malang mengatakan...

kunjungan sob ..
salam sukses selalu ..:)

Andy mengatakan...

masuk'a murah banget,
kalau tempat seperti ini cocok banget untuk wisata keluarga + edukasi

Tarry KittyHolic mengatakan...

tiketnya termasuk murah ya mbak?? Tempatnya juga terawat kayaknya :)

Abi Sabila mengatakan...

Jujur, sampai di baris ke empat saya masih menyangka ini kisah kunjungan Bunda ke kantor MENPORA ternyata eh ternyata MONPERA, artinya jauh kemana-mana ya? hehehehehee

Semoga sukses di kontes, Bunda. Amin.
Salam hangat untuk keluarga tercinta.

Sarah mengatakan...

cukup detail nih Mbak penjelasannya, kalo aku mah gak bisa kayak gini. kalo udah jalan ya jalan aja sambil ambil2 poto, lepas itu malas utk review, paling posting foto2 nya aja :D

jus kulit manggis mengatakan...

nice pic...kapan saya kesana ya?

Della mengatakan...

Wah Yunda, aku pertama kali mudik ke Palembang tahun 2007, ini yang pertama aku kunjungi. Habis itu baru Masjid Agung, terus Kuto Besak, terus Ampera, terus nyebrang ke Kemaro. Digeber abis, maklum, ngaku Palembang tapi nggak pernah mudik, hihihihi..

the-netwerk mengatakan...

nice :)
saya senang mengikuti postingan anda
postingan yang menarik .

salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
website kami.

hajarabis mengatakan...

i love ur post, keep share^^
mampir balik ke website kami yaa...
berbagi pada sesama dengan mengunjungi http://hapeduli.hajarabis.com/

ongisnade mengatakan...

your post is nice.. :)
keep share yaa, ^^
di tunggu postingan-postingan yang lainnya..

jangan lupa juga kunjungi website dunia bola kami..
terima kasih.. :)

HA Peduli mengatakan...

postingan yang sangat menarik :)
sangat bermanfaat.. ^_^
keep posting yaa..

ingin barang bekas lebih bermanfaat ?
kunjungi website kami, dan mari kita beramal bersama.. :)

octarezka mengatakan...

kalo monpera aku suka ke bagian paling atas, bisa liat kota palembang
=D

Fahrie Sadah mengatakan...

Palembang, tunggu aku di monpera..^^

cik awi mengatakan...

yg begini gue suka mempromasikan daerah,, di lanjut ya

Yayack Faqih mengatakan...

akhir2 ini tempat wisata yg menyuguhkan ttg sejarah jadi kurang di minati ga tau kenapa ya, banyak lebih memilih air terjun, nyari sunset, ataupun yg memerlukan adrenaline hehee.. mudah2an dgn postingan ini jd membangkitkan kita utk lebih mencintai ttg sejara negri kita sendiri.

Nurmayanti Zain mengatakan...

hem... palembang ya..
sepertinya menyenangkan ^^

hajarabis mengatakan...

i love ur post, keep share^^
mampir balik ke website kami yaa...
berbagi pada sesama dengan mengunjungi http://hapeduli.hajarabis.com/

the-netwerk mengatakan...

nice :)
saya senang mengikuti postingan anda
postingan yang menarik .

salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
website kami.

Bintang mengatakan...

Selamat ikutan lomba, Yunda...hehehe, kita ikut lomba di tempat yang sama ya, toss dulu dong!
Jadi tau kalo tempat ini kepanjangan dari Monumen Perjuangan Rakyat, kapan-kapan kalo saya berkunjung ke Palembang, pasti sudah tidak asing lagi ;)

jus kulit manggis mengatakan...

wah keren nih... :D

pengobatan gagal ginjal mengatakan...

ijin backlink ya...ditunggu kunjungan baliknya :_)

xamthone plus mengatakan...

putu nya lucu lucu ^_^

jelly gamat mengatakan...

kapan kapan maen kesana deh ^_^

Obat Lemah Syahwat mengatakan...

terimakasih infonya.

ACE MAXS mengatakan...

tempat" besejarah yg seperti itu yg seharusnya banyak dikunjungi karena bisa membangkitkan rasa nasionalisme