Senin, 09 Januari 2012

Embun, Berbagilah Selalu

Berbagi itu hangat dan menyenangkan ya, buat diri kita juga buat orang lain…
Sesederhana apapun tetap mampu menghangatkan, dan menurutku juga selalu menyenangkan. Dan satu hal, tak akan mampu berbagi seseorang yang tidak memiliki, iya kan? Apa yang mau dibagi kalau diri sendiri tak berpunya. Trus kalau merasanya tak punya selalu, kapan giliran berbaginya ya? Bagaimana kalau dibalik, berbagilah selalu, agar Sang Pemilik menjadikan kita memiliki, walau tak lumrah, aku suka. Maka kemudian aku selalu ingin mengingatan diriku untuk selalu mau berbagi, agar Sang Pemilik menambahkan apa yang aku miliki. Meski sudah begitu wanti-wanti, tetap seringkali masih banyak alasanku. Tak sempatlah, tak layak lah, belum cukuplah, dan seterusnya… Akhirnya aku tak juga berbagi. Padahal sejatinya berbagi tak hanya berupa materi lho… Bisa justru berupa motivasi dan juga semangat. Mudah tampaknya. Tapi kembali ke konsep awal tentang hakikat berbagi, motivasi apa yang bisa kubagi bila aku sendiri tak cukup punya motivasi. Semangat apa yang mampu kubagi andai aku sendiri tak punya semangat yang kuat. Aku malu menuliskan resolusiku di 2012, khawatir tak ada yang layak untuk dibagi, tak ada yang menginspirasi. 

Tapi aku ingin bukunya. Buku perdana dari seorang yang belum aku kenal. Mbak Diana Wardani. Entah ya, baru baca dari blognya Pu, langsung kepincut ingin ikutan. Kumpulan puisi? Batinku bertanya-tanya. Akukan banyak punya puisi, sejak SMP suka buat puisi tapi tak pernah terfikir untuk dibukukan. Terserak saja, berceceran. Achhh… inginku membaca buku Kisah Cinta Embun Pagi dan Tuhan (KCEPDT), berharap sekali bisa belajar dan termotivasi untuk membuat buku juga. Perciki aku embun, agar aku juga bisa berbagi, jujur aku malu padamu. Embun pagi yang tak pernah takut sirna karena kilau mentari. Embun akan terus mencipta diri esok dan esok. Lagi dan lagi, embun akan terus berbagi.

Lalu bagaimana mungkin bisa dapat, syaratnyakan harus membuat resolusi tahun 2012 ya? Maka baiklah, aku akan menuliskannya, Bismillah...
-       Meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, termasuk sholat tepat waktu, puasa sunnah, dst. Sekaligus juga menjadi teladan untuk anak-anakku dalam menghidupkan Al Qur'an, baik membaca, menghafal juga mengamalkannya.

-       Lebih optimal dalam melaksanakan hak suami, termasuk semua adab yang terangkum didalamnya, jadi tak hanya sebatas tersenyum manis plus tidak ceriwis. Dulu aku gagap membedakan zona taat dan zona tawar. Sekarang, masih suka terjebak, hikksss... Semoga aku tak pernah terperangkap.

-       Berupaya semaksimal mungkin untuk menjadi anak yang sholeh, sebelum sibuk menjadi orangtua sholeh. Salah satu contoh dengan membuat jadwal mudik ke orangtua. Dan silaturahim seseringmungkin kepada mertua, karena faktor jarak yang dekat, hanya sekitar 2 km.

-       Terus berjuang menjadi Ibu idola buat ananda, yang bisa jadi kawan curhat dan pandai bermusyawarah dengan bahasa mereka.

-        Menyengerakan dalam membayar ZIS (Zakat, Infaq dan Shodaqoh), termasuk berfoya-foya dan ikhlas dalam membayarnya. Jangan tunggu sampai Allah mengambilnya dengan paksa, misal kehilangan barang ataupun uang. 

-       Mengoptimalkan terlaksananya pola hidup sehat. Termasuk didalamnya rutin berolah raga dan konsisten melaksanakan puasa sunnah.

-       Terealisasinya CENTRA HAMASAH (Rumah Baca dan Kreasi Anak), semoga tak sebatas cita-cita mulia saja. 

-       Berdisiplin dalam berinvestasi. Kadang suka lupa, atau suka nyimpang ke biaya kuliah adinda, untuk alasan ini seringkali justru aku harus bersyukur. Dan rencananya mau kuliah lagi, cari yang konsentrasi ke pengobatan herbal tapi inginnya tak keluar dari Palembang, ini yang bikin repot *iiih yang ini campur sari githu ya, ndak ada yang bakalan marahi juga, heeeheee... Punya usaha sendiri yang mapan, klinik herbal yang jadi dambaan. Sekalian buka dagangan. Semoga ada modal yang memadai untuk ini. Rencana gedungnya nyatu sama kantor suamiku.

-       Umroh sekeluarga. Meski belum tahu bisa dapat dananya dari mana. Yang ada kalau beli barang ada kupon umrohnya selalu berharap bisa dapat, kemarin malah beli buku milih yang ada kupon umroh juga menyimpang dari rencana awal, kebeneran buku yang dicari tak dapat juga sich...

-       Ingin lebih giat menulis. Belajar dari mana saja, termasuk ikut pelatihan menulis online gratis. Menulis buku dan juga menambah antalogi.

Semoga dimudahkan menggapainya. Aamiin YRA…

Menuliskan tentang resolusi jadi sekaligus ingin berinstrospeksi pada tahun 2011 lalu. Bagiku tahun 2011 sangatlah bermakna, banyak berkah dari dunia blogging yang kudapat. Dapat rupa-rupa hadiah dan yang terpenting menambah sahabat di maya yang terasa lekat dan bisa dijadikan sarana untuk menambah ilmu. Aku bersyukur. 

Namun bila diingat lagi, dulu tahun 2010 aku saat satu puisiku berhasil masuk dalam antalogi “SELAKSA MAKNA CINTA” aku sudah bertekad untuk terus menulis, bahkan ingin punya buku sendiri. Tapi nyatanya aku belum berhasil, meski buku antalogi kedua dan ketigaku menyusul, antalogi keempat dan kelima tak jelas wujudnya, semoga beneran jadi terbit. Sebagai bahan perenungan buatku. Masih mau buat buku lagi kah? Atau berlalu 2012, tapi bukuku masih sebatas impian. Aku ingin, tidak menyerahkan pada waktu untuk menjawabnya. Karena semua tergantung aksi nyataku. Akan kujadikan karya para sahabat untuk memacuku. Aku ingin, aku yakin, aku bisa karena-Nya. 

Seperti embun pagi, 
...semoga bisa terus berbagi
Bisa karena-Nya...

Tulisan ini diikutsertakan pada Give Away Sederhana di Akhir Tahun

12 komentar:

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

aku dukung mbak keke aja deh (aku anti ah skr manggilnya bukan bunda yunda lagi hehehe). aku gak ahli buat puisi

Una mengatakan...

2 km mah deket :D
Sukses lombanyaa ^^

RanggaGoBloG mengatakan...

amin.... sukses lomba dan terus berbagi....

Abi Sabila Lagi mengatakan...

Wah, juara kontes 2011 ikut meramaikan kontesnya Mbak Diana, kesempatan menang buat saya jadi berkurang nih. Hehehe...

Semoga kita sama-sama menang ya, Bunda. Saya juga ingin belajar menulis puisi, dan buku ini sepertinya pas untuk belajar menulis puisi yang indah namun tetap berhikmah.

Ummi Nabil mengatakan...

semoga dimudahlan dalam realisasinya ya mba.

sukses buat lombanya :)

rezkaocta mengatakan...

mb, smoga bhasil yaaa
=D

puteriamirillis mengatakan...

ah indahnya bucek,,,selamat pagiii..semoga bucek sehat2 selalu...amiin

ketty husnia mengatakan...

sukses buuat kontesnya ya Mbak..semoga berhasil dan ditunggu reviewnya jika buku sudah di tangan.:D

windflowers mengatakan...

terima kasih mba atas partisipasinya..salam kenal dari aku... :)
semoga semua point di atas dapat terwujud pada tahun ini...amin..

puteriamirillis mengatakan...

buceekkk...lihat deh blognya mbak diana..semua peserta dapat buku beliau..alhamdulillah!

Sarah mengatakan...

wah banyak kali ya giveaway di bln ini, jadi ngiler :D

anazkia mengatakan...

Lagi-lagi untuk lomba...
Duh, kagum dan salut Anaz..
Sukses yah, Mbak :)