Negeriku memang bukan Negeri para malaikat
Negeri dimana, orang korupsi trilyunan bisa melenggang bebas ke Luar Negeri
Negeri yang sempat heboh dengan pencurian sendal
Negeri yang pejabatnya kerap terlambat berbuat saat ada TKWnya kena gantung
Negeriku bukan juga Negeri Peri dicerita donggeng
Negeri yang katanya subur tapi petani banyak yang tak punya lahan sendiri
Negeri dimana para pemain bolanya saja masih banyak yang import
Negeri yang pernah menorehkan cerita mendadak seleb seorang Briptu Norman
Negeriku bukan Negeri para bedebah
Setidaknya aku tak mau menyebutnya begitu
Meski di Negeriku kini banyak limbah, tapi tetap saja sebenarnya bisa diolah
Dan satu lagi, alangkah banyaknya manfaat lebah yang juga hidup di Negeriku
Negeriku sebenarnya kaya raya, itu pasti
Karena di Negeriku banyak sumber daya alamnya
Tapi nyata juga, disetiap pulau Negeriku ada saja hutannya yang gundul
Dan dihembusan angin berita, selalu ada saja tema tentang kelaparan
Negeriku yang masih terseok bangkit dari kepungan hutang Negara Asing
Meski begitu, anak bangsanya begitu mempesona. Pandai berwibawa, bijak wijaksana
Sungguh sosok Laskar Pelagi atau Shohibul Menara dalam Negeri 5 Menara itu ada
Para pemuda yang gempita mengejar mimpi-mimpi
Negeriku sangatlah berbudaya
Hingga budaya korupsi, sangat kental membudaya
Dan ilmu sosial budaya begitu jarang diminati
Budaya malu juga makin terkikis, meringis miris diusir senyuman sinis
Negeriku, sangatlah lengkap kisahnya
Dari kisah Mahabarata sampai kisah Mesuji
Kisah pendidikan yang masih jauh dari berkarekter
Pun kisah dunia industri yang hanya minoritas memihak usaha kecil
Negeri yang marak dagelan politiknya
Saat ramai-ramai orang bincang politik padahal tak ada ilmunya
Saat politik hanya untuk kepentingan pribadi saja
Saat politik bagai jualan kacang rebus di atas kereta ekonami
Di Negeriku ini juga banyak cerita tentang kesehatan
Pengobatan gratis katanya untuk membantu rakyat jelata agar sehat
Tapi benarkah? Mengapa orang miskin justru sulit sekali masuk RS
Entahlah, apa ada hubungannya dengan pelaku dunia kesehatan?
Lalu, adahkah kau tahu, kisah sedih dibalik selembar STR di Negeriku?
Ya untuk langgeng berpraktek seorang dokter harus punya STR ini
STR berlaku selama 5 tahun, selanjutnya harus diperpanjang lagi
Jangan tanya syaratnya, banyak dan
njlimet
Masih tentang STR di Negeriku
Sebenarnya tujuannya baik hati dan tidak sombong
Agar para dokter terus belajar dan berbenah diri
Sebab yang dihadapi adalah sesosok makhluk bernyawa yang katanya paling mulia
Tapi dan tetapi STR justru jadi ajang bisnis tak berujung
Tujuan tinggal tujuan, para dokter banyak yang memilih memalsukan data
Hanya ngaku-ngaku ikut pelatihan, atau kalaupun sungguhan ikut
Biayanya yang membumbung dibebankan pada perusahaan obat
Ujung-ujungnya mencekik si sakit yang sekarat
STR oh STR
Miris hatiku mengingatmu, STR milikku memang sudah ditangan Agustus 2011 lalu
Tapi aku masih harus prihatin dengan banyak kisah seputar STR para sejawat
Akhirnya dengan sangat
menyesal sedih kukatakan,
"Berfikir ulanglah bila ingin menjadi dokter di Negeriku"
* STR = Surat Tanda Registrasi, semacam SIM untuk praktek dokter.
***
Untuk Trio Mak Cebong, ini kisah sedihku. Hampir lewat aku diambang DL, tapi demi kuingat salah satu syarat penulisannya boleh dalam bentuk puisi, pantun, gurindam atau apa saja dengan tak ada batasan panjang pendeknya, maka untuk memperjuangkan cintaku pada sahabat, sengaja kutulis kisah sedih ini.
Nyata tak pakai bulu air mata buaya palsu.