Sabtu, 24 September 2011

Saat Menjadi Dokter Gigi Idola

Aku pertama kali bertugas di Puskesmas Blambangan Umpu, pada awal tahun 2005, sebuah Puskesmas ditengah Ibukota Kabupaten Way Kanan, yang selalu ada dokter giginya. Selanjutnya pada Agustus 2007 aku pindah ke Puskesmas Sukabumi yang jauh di ujung Kabupaten. Dengan peralatan gigi yang kurang lengkap dan dokter gigi yang tidak selalu ada. Dulu sebelum kepindahanku pernah ada dokter gigi PTT. Dan saat aku datang hanya ada perawat gigi laki-laki yang masih sangat muda, maklum baru tamat, namanya Suroso Slamet, kami memanggilnya Om Roso.  Disinilah kisah ini bermula, simak ya…


Alkisah, seringkali ada kasus-kasus gigi yang rumit maka aku akan datang sebagai penolong, menanganikah? Oh… ternyata tidak, memeriksa dan selanjutnya membuatkan surat rujukan, hoho… Tapi apakah semua kasus gigi rumit, tentu tidak. Yang simple juga banyak dan ini langsung ditangani oleh perawat gigi andalan kami, siapa lagi kalau bukan Om Roso. Tapi tunggu dulu, tak semua pasien gigi yang datang ke Puskesmas kami yang langsung kepinjut dengan Om Roso. Karena banyak dari pasien anak yang langsung nangis melengking saat sudah masuk ruang gigi. Kenapa ya? Maklumlah anak-anak, kebanyakan takut sama yang namanya semua peralatan cabut gigi. Padahal mach cuma gigi susu yang sudah sangat goyang. Maka saat itulah aku bereaksi. Akupun datang menawarkan bantuan, cie…


“Ayo cabut sama bu dokter saja ya Nak, ndak sakit kok. Tidak disuntik lho…”. Itu salah satu bentuk rayuanku. Staff  Puskesmas yang lainpun mengompori. 


“Iya ndak sakit, wong bu dokternya cantik”. Bujuk mereka kompak. Ya iyalah mana mungkin aku ganteng, ini murni hanya untuk menenangkan si anak ya, jadi jangan merasa ditipu :lol:

Salah satu pasien yang mengidolakanku :lol:
Benar saja, si anak akan terpedaya. Langsung mau buka mulut. Dan chaass… sukseslah tugasku. Tinggal nempel dikit kok, kasih CE yang dingin, dan sebenarnya pakai benang juga bisa. Namun begitulah, ceritapun bergulir dari mulut ke mulut. Akhirnya banyak orangtua yang membawa anaknya ke Puskesmas untuk cabut gigi denganku. Bahkan anak para staff Puskesmas juga ikut-ikutan maunya minta cabut gigi hanya denganku. Tenang, ini yang dimaksud adalah gigi susu yang memang waktunya lepas dan biasanya sudah goyang. Dalam sekejab, jadilah aku sosok dokter gigi idola anak :P *hoho, boleh tepuk tangan prok, prok…


Padahal  andai para anak tersebut melihat betapa hancurnya gigiku, mereka pasti akan segera kabur. Gigiku korban antibiotik tetrasiklin yang bukan hanya berubah warnanya, tapi juga rapuh dan sangat tidak kokoh. Semoga generasi kedepan tak ada lagi yang giginya terkorban sepertiku. Paragraf terakhir ini kuberi judul, galau hati sang dokter gigi  gadungan  idola. Sebenarnya malu mengakui hal ini, tapi demi si-MahaGaya ech salah, maksudku hadiah si-MagaHaya, seorang dokter gigi sungguhan gaul maka akupun rela.


***



Kisah ini ditulis untuk memeriahkan Sayembara MagaHaya yang diselenggarakan oleh Dokter Gigi Gaul. 

16 komentar:

Lutfie Tutorial mengatakan...

mantap jadi dokter idolnya...

lidya mengatakan...

ada tips buat pascal ga bun, dia umur5.5 thn belum pernah ke dokter gigi,masih mundur maju.giginya sih masih bagus cuma saya mau periksakan.katanya kalau giginya copot dia ga mau sekolah malu.huhuhu lama dong ga sekolahnya. gigi,masih mundur maju.giginya sih masih bagus cuma saya mau periksakan.katanya kalau giginya copot dia ga mau sekolah malu.huhuhu lama dong ga sekolahnya.

monda mengatakan...

ha..ha.. kerjaannya jadi dobel deh..

ketty husnia mengatakan...

mbak,..aku mau donk diperiksa sama Dokter seperti mbk,..aku jg dah kepincut sejak awal :)

muamdisini mengatakan...

wahh..ibu dokterrr...
saya juga giginya suka sakit nih..hehehehe...
iya sih, pengalaman saya dokter gigi yang menangani kasus gigi saya selalu perempuan loh, dan baik hati..cieeh...
tapi kalo gigi bermasalah beneran, sampe sekarang geraham saya hampir semua bolong....hihihi

Herman mengatakan...

halo bu dokter?

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah mbak ternyata dokter gigi toh...btw, gigi ku malah centang perenang nih. gara2 kecilnya gak berani ke dokter gigi. sekarangpun masih takut.

Yunda Hamasah mengatakan...

Lutfie:
Terima Kasih ya...

Mbak Lidya:
Menurutku sepanjang kita sebagai Ibu rajin memantau karena masih gigi susu dan kondisinya bagus gpp. Yang penting diperhatikan apakah sudah saatnya tanggal atau belum, khawatirnya sudah keburu tumbuh gigi permanen tapi yang susu masih bertahan, jadi bikin giginya g rapi. Tanya ama Tia atau Bunda Monda atau penyelenggara acara Magahaya ini dech lengkapnya, karena merekalah ahlinya...

Bunda Monda:
Betul Bun, tapi menyenangkan sekalii...

Mbak Kenia:
Hmmm...jadi ingin GR ni, Mbak bisa aja ;)

Muam:
Iya dokter gigi yang kukenal semuanya juga baik dan ramah. Gigi grahamnya ditampal saja ;)

Herman:
Salam kenal, trims sudah berkunjung ;)

Mbak Fanny:
Aslinya dokter umum Mbak, tapi kalau didaerah biasa suka ikutan berkreasi, sesekali jadi dokter gigi juga, hehe...
Takut ya Mbak ama alatnya yang emang seram-seram ;)

Rawins mengatakan...

wah aku mau dong kalo diperiksa dokter cantik
bisa jadi sering sakit gigi tar
awalnya pura pura sakit gigi biar sering ketemu
lama lama sakit gigi frustasi

*daripada sakit hati
lebih baik sakit gigi ini....

heheh piss...

oomguru mengatakan...

salam kenal ibuu :D

mabrurisirampog mengatakan...

waahhh dokter idolaa.

tp alhamdulillah sampai sekarang saya blum pernah berurusan dengan dokter gigi... :D

Lyliana Thia mengatakan...

ihihi... pernah merangkap jd drg jg nih mbak... idola pula... cihuyy...

mbak dulu aku PTT jg pernah ngerangkap jd dr. umum... krn dr umumnya nggak masuk... nah klo penyakit2 yg ^%#^^&(&# aku hrs sering2 telp temenku buat minta resepnya... hadoooh... pusying... :-P

Yunan NF - dukundigital.com mengatakan...

Hahaha jadi inget guyonan para dokter gigi temen PTT.
baru goyang sedikit langsung dicabut... gak enak... :))

katils mengatakan...

ah anak kecik gina mash tmbuh kea ak jg kecil ah anak kecik gina mash tmbuh kea ak jg kecil

Ila Rizky Nidiana mengatakan...

dokter giginya cantiik.. mau dong diperiksa, mba.. hehe ;d

Anonim mengatakan...

After getting more than 10000 visitors/day to my website I thought your yundahamasah.blogspot.com website also need unstoppable flow of traffic...

Use this BRAND NEW software and get all the traffic for your website you will ever need ...

= = > > http://get-massive-autopilot-traffic.com

In testing phase it generated 867,981 visitors and $540,340.

Then another $86,299.13 in 90 days to be exact. That's $958.88 a
day!!

And all it took was 10 minutes to set up and run.

But how does it work??

You just configure the system, click the mouse button a few
times, activate the software, copy and paste a few links and
you're done!!

Click the link BELOW as you're about to witness a software that
could be a MAJOR turning point to your success.

= = > > http://get-massive-autopilot-traffic.com