Kamis, 14 April 2011

Semusim Sudah Berlalu

Tak terasa sudah lewat semusim yang lalu
Saat rasa sedih perpisahan itu nyata
Tak banyak kata
Waktu untuk saling berceritapun sudah enggan menyapa

Ya....semua ternyata sudah hampir setahun yang lalu
Sekarang rasa kehilangan itu sudah berganti
Yang ada hanya kerinduan
Akan kah kita bisa bertemu lagi?

Dirimu satu yang mengajarkan ku untuk selalu TEGAR berdiri
Keberadaan kita harus terus punya arti
Adalah orang lain, hanya bisa menilai
Tapi kita yang lebih tahu, bagaimana seharusnya :0

Saat rindu terkuak kala dikau menelfonku subuh tadi,
hanya untuk konsul kesehatan?
What?
Berapa banyak dokter spesialis yang bisa diajak diskusi di Kota tinggalmu sekang
Akupun semakin tersadar, begitulah caramu memberi arti diri seorang saudara

Tak terasa sudah setahun kita tak lagi bersama sebagai tetangga
Dan ketahuilah, bahwa warisan tanamaman darimu masih kurawat
Bahkan belimbingnya sempat kami panen
Ranum dan lebat buahnya
Pohonnyapun semakin tinggi, semakin terasa sesak halaman mungil kami

Ranum...ini foto belimbing setahun yang lalu, sesaat setelah kepindahan pemiliknya.
Bulan Septenber 2010 sempat berbuah lagi tapi sedikit dan tak terabadikan. Bulan ini buahnya semakin banyak.

Menggok, dak lurus.Pertumbuhan tak optimal.

Ada yang terkena serangan ulat bulu.

Masih ada yang berbungga.
Ulat bulu yang merusak belimbingku
Semoga bukan seperti serangan hama di TV

Tidak banyak, tapi sudah merusak, apa ya solusinya?
Kedondong?
Ternyata belum juga berbuah, hanya pernah berbunga
Dua bunga pudding semakin besar, walau tak subur maksimal
Sepertinya harus segera diganti media (kapan ya?sedih@com)
belum sempat upload fotonya

2 komentar:

Nufri L Sang Nila mengatakan...

bagus sekali kata2 yang dipersembahkan untuk tetangganya buu...

kedondong?...tiba2 ada kata ini di sana..pas sekali penempatannya...hahaaaa

salam :)

Yunda Hamasah mengatakan...

Kedondong itu tanaman yang diwariskan juga bareng belimbing Pak....btw, thanks Pak Nufri dah berkunjung :)