Sabtu, 23 April 2011

Balada Seorang Arifinto

Sharing Info tentang seorang Aleg yang Tegar

Kiriman email ini dari seorang saudara ke Abinya Hamas, sebenarnya sudah beberapa hari yang lalu, akupun tak begitu menyoalkan karena aku jelas tak terpengaruh issu ini. Tapi saat ada seseorang yang bertanya lagi dan lagi apa pendapatku tentang kasus Arifinto, aku seolah tersadar, ternyata masih banyak yang penasaran dengan kisah Aleg Pe Ka eS yang satu ini.
So, kuputuskan membuat tulisan ini, ya anggaplah sekedar sharing info dan memuaskan rasaku, cie....

Coba cermati foto ini, sungguh tidak kah kita bisa membedakan bahwa ini gambar yang jelas berbeda? Atau ingatlah kata si-wartawan, ia mengambil banyak foto lainnya, sampai puluhan foto, sekarang mana? Mengapa tidak dipublikasikan juga?

Setidaknya ada 8 perbedaan nyata pada gambar ini. Silakan ditambahkan bila ada yang lainnya.
Apapun, seberapa buruknya pemberitaan media tentang kasus ini, bahkan tentang kasus-kasus lain sebelum ini, tak akan mengubah dukunganku pada partai yang selalu berusaha terus 'bergerak' untuk sebuah eksistensi dakwah. Bukan....semata-mata karena Abi kami sekarang jadi Sekum DPD Pe Ka eS Kota Palembang lho...

Tapi lebih kepada karena itu lumrah dalam perjalanan dakwah...tak perlu kaget apalagi sampai putus asa.....kullu bani adam khotoun wakhoiru khotoiinn attawwabun (setiap anak anak Adam pasti punya kesalahan dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah yg segera bertobat). Jangankan zaman sekarang yang nonton (tak sengaja pula, karena membuka sebuah kiriman email) zaman Rasulullah bahkan ada sahabiyah yg berzina (berzina lho.... bukan cuma nonton) akan tetapi ini diakuinya, Rasulullah memerintahkan untuk menunggu sampai bayinya lahir dan sampai ia menyempurnakan penyusuannya selama dua tahun, kemudian ia dihukum sesuai syariat. Ketika orang mencacinya, Rasulullah yang mulia bersabda: janganlah engkau mencaci wanita itu, sesungguhnya taubatnya mencukupi taubat seluruh penduduk madinah ini. 
Ketika ada sahabat yg berzina, mencuri, menyebar fitnah atau murtad sekalipun, apakah dakwah Rasulullah jelek? Apakah ada yang salah dari risalah yang dibawanya?
Oooo.... tentu tidak bukan?
Apakah lantas kita keluar dari barisan dakwah ini? 
Ooooccchhh..... TIDAK BISA !!!!
Tetap semangat dan terus berjuang.....bersama :)

***

Selanjutnya beberapa hari setelah gencarnya pemberitaan media yang membabi buta tentang kasus ini, Ust. Arifinto menyatakan mundur sebagai Aleg DPR RI, tak ada kemarahan pada si-wartawan atau kemurkaannya pada publik yang mau begitu saja percaya pada berita yang direkayasa, yang ada hanya sebuah ketegaran. Pelajaran berharga tentang tegar, sebuah aplikasi dari ketangguhan aku dapatkan darinya.

8 komentar:

ticka.y mengatakan...

SubhanAllah,

beginilah hakikat dakwah, akan selalu ada hal - hal yang mencoba menghentikan, namun dakwah must go on..

kelak segala tabir akan tersingkap pada akhirnya
Sungguh, Allah sebaik-baik pelindung..

Bunda Loving mengatakan...

Assalamu'alaikum.....
salam kenal... aku lg kunjung balik nih...

Makasih dengan info di atas....
aku baru ngerti nih... ternyata semua itu fitnah ya.... dan aku ikut prihatin dengan Ust. Arifinto.
Semoga kebenaran akan segera terungkap....
aku follow ya.... jangan lupa follow balik....

Mas Odjie mengatakan...

Subhanallah... semoga kita semua diberikan keistiqomahan dalam barisan dakwah

Yunda Hamasah mengatakan...

Ticka:
Thanks kunjungannya ya....Betul, jalan dakwah akan terus diuji. Ini jalan panjang yang penuh onak dan duri. Tapi yakinlah kita akan kuat bila sudah menjadikan "Allah saja" sebagai penolong.

Bunda Loving:
Semoga perkenalan yang membawa barokah ya Bun...Fitnah memang kejam Bun, bisa meluluh lantakkan kebenaran, tapi Allah tak akan bisa diperdaya. Oya,aku dah follow juga :)

Mas Ojie:
Aamiin...thanks dah ikut baca, aku juga dah silaturrahim ke-blog Mas Ojie. Suka dengan "tak sobek-sobeknya" :)

Nova Miladyarti mengatakan...

wah mbak keren.
aku juga heran kenapa banyak banget orang menghujat ustd. arifinto sementara dirinya sendiri melakukan lebih parah dari itu?

jalan dakwah itu memang banyak tantangannya, berliku dan berduri.
Semoga Allah memberi kekuatan dan menunjukkan yang benar itu benar dan yang salah itu salah.

Yunda Hamasah mengatakan...

Nova:
Salam kenal ya dek....senang dapat kunjunganmu dari Aceh, kapan-kapan ingin berguru buat blog yang cantik :) Mbak juga dah kunjungan balik dan langsung follow.
Semoga Allah menguatkan kita dalam kebersamaan ini. Aamiin

Lyliana Setianingsih mengatakan...

Apa ini berarti beliau difitnah... Wah aku gak pernah perhatiin detail nya begitu yah...
Emang yg namanya dakwah pasti bnyk "musuh"nya... Semoga qta selalu diberi ketabahan dan istikomah... :-)

Yunda Hamasah mengatakan...

Lyli:
Hmmm....yach begitulah adanya. Fitnah yang sangat keji. Tapi beliau sudah menunjukkan sikap ksatrianya. Yang tegar di jalan dakwah. Semoga Allah merahmati kita semua. Aamiin