Spesial Promosi [Sticky Post]
| Banner Promonya dari Grup. Sudah terbit, bisa dipesan sekarang... |
Sebuah buku dari tulisan para bunda, yang suka panik tapi tetap smart saat buah hatinya sakit. Satu karyaku ada disini. Begini cuplikan tulisanku dalam KBHS tersebut...
Dan kenyataan membuktikan sejak mengkonsumsi madu sebagai obat, Hamas jadi jarang sekali terkena penyakit, termasuk sakit batuk dengan demam tinggi yang disertai sesak nafas. Luar biasa, bahkan saat demampun cukup beri madu dan air putih lebih banyak saja, tak adalagi obat penurun panas dirumahku. Sekiranya diperlukan aku hanya mengkombinasikan madu dengan jintan hitam saja. Jintan hitam alias habatussauda adalah salah satu obat yang juga disebut dalam hadist sebagai obat untuk semua penyakit, hanya kematian yang tak bisa diobati dengan habatussauda. Dan salah satu metode pengobatan yang kupakai juga untuk keluarga termasuk anak-anakku adalah bekam. Ketahuilah ternyata metode bekam sudah banyak dipakai di mana-mana, dan sebagai muslim kita wajib yakin karena hadist untuk melakukan pengobatan dengan bekam ini ada. Hamas dan Yunda bahkan senang sekali dibekam, walau hanya bekam kering, tanpa mengeluarkan darah. Metode bekam ada juga yang disebut dengan bekam basah yaitu yang disertai dengan pengeluran darah. Akupun baru 3 bulan lalu ikut pelatihan bekam, ternyata besar manfaatnya. Bisa dipakai untuk keluarga dan orang sekitar. Buatku langkah ini tak sepenuhnya mudah, banyak juga suara-suara sumbang dari sekitar.
"Lama sekolah dokter tapi mengapa sekarang malah jadi dukun?"
Ini salah satu yang terdengar nyaring. Tak mengapa, bukankah islam awalnya dianggap asing, tak banyak yang mau mengikutinya. Tapi bila kita yakin ini adalah kebenaran, maka keyakinan itulah yang akan meguatkan kita. Hidup adalah perjuangan, perjuangan menebarkan kebenaran. Mengamalkan pengobatan ala Nabi. Kembali menghidupkan teori kedokteran islam, kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi. Dan rasakanlah manfaatnya. Sekaranglah saatnya menyalakan lilin, bukan mencela kegelapan. Sekarang saatnya kita kembali ke madu, habatussauda dan bekam tanpa perlu sibuk merutuki obat-obatan kimia yang memang ternyata dibuat untuk melemahkan kita, belum lagi kehalalannya masih perlu diuji.
Gue banget kan? Umak-umak yang sedang berjuang untuk jadi herbalis. Semoga...
Dan masih ada 64 tulisan lainnya, karya bunda-bunda lain dengan gaya berceritanya masing-masing. Termasuk juga sahabat bloggerRidha Alsadi yang punya blog Bangau Putih.
| Salah satu lembaran isinya... |
| Covernya... |
Boleh dipesan padaku, akan ada potongan harga. Sebentar lagi buku ini beredar di Gramedia seharga Rp 48.000, bisa kasih diskon karena ada harga khusus untuk penulis. Atau langsung hubungi penerbit, caranya? Aku cari tahu dulu ya...


