Rabu, 13 Juli 2011

Poetry Hujan: Mandi Hujan

Bukan Milik Hujan




Bunda, selalu katakan bahwa hujan adalah rahmat
bagi tumbuhan, bagi hewan, bagi kami juga bagi seluruh alam
Bunda buktikan kata itu lewat sikap
kami selalu diizinkan mandi hujan 
karena kata Bunda, ini adalah wujud mensyukuri rahmat itu
tak ada teriakan atau larangan, tak juga ada khawatir
Bunda justru begitu bahagia melihat kami menikmati sensasi hujan
saat kami mandi hujan, Bunda tak pernah takut kami sakit
karena menurut Bunda, sakit bukanlah milik hujan


Puisi ini diikut sertakan pada Kuis "Poetri Hujan" yang diselenggarakan oleh

12 komentar:

Djangan Pakies mengatakan...

assalamu'alaikum Mbak,
silaturrahim pertama sepertinya, semoga menjadi awal yang baik dalam berbagi.
---
saya membayangkan Bunda adalah sosok yang bijak karna bunda menerjemahkan hujan dari Ayat-ayat-Nya

semoga menang yang Mbak

Hariyanti Sukma mengatakan...

ngebayangkan mandi hujan ... wow asyik banget...

CORETAN HIDUP mengatakan...

Indah sekali puisinya. Memang kalau berbicara tentang hujan maka akan membangkitkan kenangan dan nostalgia yang pernah kita lalui semasa kanak2 dulu dimana bergembira ria dengan mandi air hujan

dey mengatakan...

emang asik hujan2an ..

honeylizious mengatakan...

saya nggak kuat kalo kena hujan....

T_T

Lyliana Thia mengatakan...

Bagus banget pesannya Mba...
tapi hati2 petir MBaaa...
Di daerahku Jakarta Timur entah kenapa setiap hujan petirnya selalu sambar menyambar...
jangankan Vania, akupun nggak berani keluar rumah klo udah begitu,,,'
adik ipar saya meninggal krn tersambar petir Mba... mudah2an nggak ada lagi yang mengalaminya ya... sedih banget...

Yunda Hamasah mengatakan...

Pak Pakies:
Terima Kasih kunjungannya Pak...
Semoga perkenalan yang membawa berkah, salam untuk keluarga ;D

Mbak Yanti:
Iya Mbak, asyik sekali ;)

CH:
Kenangan masa kanak-kanak yang indah...

Ibu Dey:
Asyik ya Mbak...

honey:
Terima Kasih kunjungannya ;)

Tia:
Tia, sedih baca kisah ini. Aamiin semoga tak terjadi lagi pada siapapun. Terima Kasih Tia sudah mengingatkan. Memang syarat yang kubuat setiap mengizinkan anak-anak mandi hujan adalah: memperhatiakn fenomena alam, saat tak ada petir menyambar atau angin kencang dan satu lagi bukan hujan rintik/hujan gerimis.

Sekali lagi terima kasih Tia, makin terasa berkahnya berbagi :)

puteriamirillis mengatakan...

terimakasih atas partisipasi sahabat dalam kuis Poetry Hujan..^^

*hujan itu tidak menyebabkan sakit ya bunda...
mba link url yang di aswi belum pas ya..dicek ulang deh mbak,,,mkc..

Pemudi mengatakan...

askum.. salam kenal.. :)
tapi dlm air hujan sapa tau mngandung Streptococcus. Saphilococcus dan bakteri2 lainnya yg siap serang.. hujannya gak bikin sakit, yg dibawa hujan tu lo.. hehe.. :D

Yunda Hamasah mengatakan...

Putri:
Sudah kucek, tapi kayaknya sudah bener dech, kan ikutnya lebih dari 1, yang satu lagi POETRY HUJAN: BALADA HUJAN.
Benar kah?

Pemudi:
Tapi Strepto, Staphillo dkk semua juga ada dialam walau tak hujan. hehe...

Bahwa pesan yang ingin kusampaikan adalah Allah saja yang membuat seseorang sakit atau sehat ;)

Salam kenal juga.

Wassalam

Nia mengatakan...

wahhhh puisinya bagus nechh...aku juga dulu seneng main hujan2an...tp kalo sekarang kena air hujan lngsung sakit hehhehe

Yunda Hamasah mengatakan...

Mbak Nia:
Thanks ya dah ikut baca puisi ini, puisi yang mewakili rasa anak2 yang selalu gembira bila diizinkan mandi hujan. Tapi kadang para orangtua tak boleh karena takut sakit.

Iya Mbak kalu kehujanan biasanya sakit itu karena imunnya lagi turun, tapi ada perbedaan yang kadang lupa dimaknai oleh kita para orangtua, bahwa kehujanan itu berbeda dengan mandi hujan, hehe...