Tampilkan postingan dengan label Wudhu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wudhu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Mei 2012

Hikmah Wudhu

Magrib tiba, Hamas menghambur ikut Abinya ke masjid yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari rumah kami. Tinggal Yunda sasaran makmumku memburu yang 27. 

Ummi : "Sholat yuk Nak..."

Yunda : *tak ada jawaban, langsung mengambil mukenanya. 

Ummi : "Yunda sudah wudhu?" *tanyaku heran.

Yunda : "Kayaknya belum batal Mi" *jawabnya sok yakin.

Ummi : "Oh gitu, iya dech... Nanti Ummi ceritakan tentang WUDHU ya, biar Yunda makin semangat berwudhu"

Dan kini saatnya aku bagikan kisah berhikmah ini, tampa bermaksud SARA.
Ahli Neurology Austria Membeberkan Fakta Mengejutkan Tentang "WUDHU"

Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology berkebangsaan Austria, menemukan sesuatu yang menakjubkan terhadap wudhu.
Ia mengemukakan sebuah fakta yg sngt mengejutkan. Bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka dari tubuh manusia ternyata berada di sebelah dahi, tangan, dan kaki. Pusat-pusat syaraf tersebut sangat sensitif terhadap air segar.
Dari sini ia menemukan hikmah dibalik wudhu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut. Ia bahkan merekomendasikan agar wudhu bukan hanya milik dan kebiasaan umat muslim, tetapi untuk semua umat manusia secara keseluruhan. Dengan senantiasa membasuh air segar pada pusat-pusat syaraf tersebut, maka berarti orang itu akan memelihara kesehatan dan keselarasan pusat sarafnya. Pada akhirnya Leopold memeluk Agama Islam dan mengganti nama menjadi "Baron Omar Rolf Ehrenfels".
Ulama Fikih juga menjelaskan hikmah wudhu sebagai bagian dari upaya untuk memelihara kebersihan fisik dan rohani. Daerah yang dibasuh dalam air wudhu, seperti tangan, daerah muka termasuk mulut, dan kaki memang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing termasuk kotoran. Karena itu, wajar kalau daerah itu yang harus sering dibasuh.
Ulama tasawuf menjelaskan hikmah wudhu dengan menjelaskan bahwa daerah-daerah yang dibasuh air wudhu memang daerah yang paling sering berdosa. Kita tidak tahu apa yang pernah diraba, dipegang, dan dilakukan tangan kita. Banyak pancaindera tersimpul di bagian muka. Berapa orang yang jadi korban setiap hari dari mulut kita, berapa kali berbohong, memaki, dan membicarakan aib orang lain. Apa saja yang dimakan dan diminum. Apa saja yang baru diintip mata ini, apa yang didengar oleh telinga ini, dan apa saja yang baru dicium hidung ini? Kemana saja kaki ini gentayangan setiap hari? Tegasnya, anggota badan yg dibasuh dalam Wudhu ialah daerah yang paling riskan untuk melakukan dosa.

SUBHANALLAH. Semoga bermanfaat ya...
Sumber : BBM