Ini sebenarnya bagian liputan liburan Lahat - Pagar Alam - Empat Lawang yang belum selesai kemarin, tapi ya apa mau dikata belum dapat kesempatan yang tepat untuk merangkai cerita serunya.
Maka kali ini sedikit memamerkan foto saja, betapa edisi mancing kemarin sangat dinikmati oleh anak-anakku dan Abinya. Mereka begitu antusias sampai rela berlarian dalam gerimis menuju Empang pemancingan di belakang rumah Uwak, desa Pajar Bulan, masuk dari desa Simpang Aceh, Pagar Alam.
Uwak adalah mantan kepala desa, saat Abi KKN tahun 1999 lalu. Kami sengaja menyambangi mereka untuk bersilaturahim dan memang rute liburan kami melewati daerah sana. Abi sudah sering berkisah tentang desa tempat KKN tersebut, penduduknya ramah dan Abi merasa dekat dengan orang-orang yang dikenalnya di desa itu, maka jadilah kami 'sanjau' ke sana.
Benar saja, orang-orang sana masih ingat sosok Abinya Hamas, hanya kok sekarang jadi 'bunder' kata mereka *nguyok... Keluarga Uwak yang mantan Kades itu berulang kali mengulang kisah serupa dengan yang sudah sering disampaikan Abi. Ooohhh berasa bernostalgia. Anak-anakpun langsung dekat dengan Uwak. Mereka langsung menghambur saat ditawari mancing. Padahal Uwak mendadak tak bisa mendampingi karena ada warga dusun tetangga yang meninggal. Jadilah Abi serasa penguasa Empang dan ahli pancing-memancing dadakan. Ini gayanya.
![]() |
| Menurunkan ilmu pasang umpan, cacing lho yang dipakai, iiihhhh... |
![]() |
| Mejeng dulu, lupa pamer ikannya, sengaja, malu, dapatnya kecil-kecil, hehe.. |

