Seruangan sama entomolog ternyata mengasyikkan ya, aku jadi bisa belajar tentang nyamuk. Aku bahkan baru tahu ternyata untuk bertahan hidup itu nyamuk hanya perlu mengisap sari bunga dan buah. Jadi saat nyamuk menggigit manusia dan menghisap darah itu untuk berkembang-biaknya, meneruskan generasi. Berguna untuk mematangkan sel-sel telurnya. Artinya yang menggigit manusia itu memang hanya nyamuk betina.
![]() |
| Bukan kumbang saja, yang menghisap bunga. |
Nyamuk jantan? Tak pernah menggigit kita, sebab ia akan mati segera sesaat setelah mengawini pasangannya, kurang dari seminggu bahkan *alangkah setianya nyamuk jantan pada pasangannya ya, komment tak penting...
Itu yang baru aku ketahui dari si nyamuk, kalau jenis nyamuk itu bermacam-macam sudah lama aku tahu :D Ada Aedes yang terbagi menjadi Aedes Albofiktus dan Aedes Agipty si penular DBD. Ada Anopheles yang jadi vektor penyakit malaria. Ada Culex dan Mansonia pembawa vektor filariaris. Hanya Armigeres dan Toxorhyncities yang baru aku kenal hari ini. Dan penulisan namanyapun, aku tak yakin benar, maaf yaaa...
Belum lagi ciri-cirinya, yang aku ingat luar kepala hanya bahwa Aedes Agipty itu tubuhnya belang, hitam putih, menggigit di pagi sampai sore hari. Semua juga tahu kan ya :D Ini dia penampakannya.
![]() |
| Hitam putihnya jelas terlihat. |
Semetara ciri lainnya yang bisa dilihat dari sayap, antenanya, mengenali jantan betina. Khasnya saat menggigit itu semua ternyata ada ilmunya. Ho ohh... ternyata ya ilmu yang aku punya masih sangat sedikit. Hanya separoh titik, mungkin malah tak sampai. Jadi tak ada gunanya merasa sombong. Yang ada adalah mari kita terus belajar. Dan belajar itu tak mesti di bangku sekolah bukan? tapi bisa di Universitas kebanggaan kita. Meski maya, disini banyak kelebihannya, dan inilah yang selalu membuat aku rindu membuka blog ini, meski tak berkelas. Aku terlanjur cinta.
Gambar kedua nyamuk di atas aku copy dari materi pelatihan entomologi :D
Gambar kedua nyamuk di atas aku copy dari materi pelatihan entomologi :D

