Hari pertama lebaranpun berlalu dengan cepatnya. Ini lanjutan cerita lebaranku, maaf kalau semuanya hanya berisi curhatan basi, sekedar menuangkan isi hati.
H+2, 20 Agustus 2012
Kami sekeluarga paginya masih di Way Kanan, sembari menerima tamu, sibuk berbenah persiapan pulang ke Palembang. Dan sore harinya, kamipun jadi juga berangkat ke Palembang meski sempat ada kejadian Hamas dan Yunda ngambek karena masih mau di Way Kanan, ketemu sepupu kembarnya (anak adik ketigaku, yang sedang mudik ke Metro). Tapi apa daya De' Anggun sekeluarga belum ada tanda-tanda pulang dari Metro, mau ada acara Syukuran dulu di rumah mertuanya. Akhirnya sekitar jam 14.00 kami meluncur ke Palembang, ikut serta bersama kami adik bungsunya Jidah, Mang Winku, yang mendadak ingin jalan-jalan ke Tepian Musi.
Kami lewat lintas tengah Sumatera lagi seperti biasa. Jalanan sepi, tak ada kemacetan. Hanya saja di daerah Prabumulih kami sempat terpana saat melintasi area Waterboom, ramai sekali, parkirannya sampai luber ke jalan raya. Ini sejak kapan ya suasana yang lekat dengan silaturahim beralih ke acara wisata, mungkin sekalian lah ya, mumpung liburan. Gpp, asal jangan sampai melewatkan moment Ied Fitri dengan bertandang ke rumah-rumah untuk bersilaturahim.
Sampailah kami di Palembang, sesaat setelah Adzan Isya. Karena suasana lebaran di Palembang masih kental, maka rumah makan masih pada tutup. Sepanjang pengamatan kami hanya ada 1 RM Padang yang buka di Jalan Angkatan 45 dan 1 warung tenda di Kawasan Istana Gubernur, yang tampak dibanjiri pengunjung. Kami beruntung di bekali segepok rendang dan malbi lengkap dengan nasi yang masih bisa dipanasi sampai rumah dan bertahan sampai sarapan keesokan harinya *irit apa medit yak? Dan akhirnya berlalulah hari itu, sementara kami tak kuat lagi mampir ke rumah Yai-Nyai, sudah ngantuk berat.
H+3, 21 Agustus 2012
Pagi-pagi sarapan ala kadarnya, menghabiskan sisa bekal dari Jidah. Jam 8-an pagi kami sudah berburu tiket kereta api Limex, kereta malam Palembang-Lampung untuk Mang Win. Semua loket pemesanan menyatakan HABIS *Alhamdulillah sorenya dapat dengan harga yang melonjak naik, padahal beli di loket resmi lho, bukan di calo...
![]() |
| Mengantar Mang Win (Adiknya Jidah), Mengitari Sungai Musi dan bernostalgia di BKB-AMPERA. |
Acara pagi itu dilanjutkan dengan jalan-jalan sejenak di BKB dan seputaran AMPERA memenuhi hasrat Mang Winku, kamipun berpisah karena beliau mau ke Masjid Agung sementara kami menghadiri Open House di rumah Pak Amar, Kepala Kantorku di Jalan Hangtuah *padahal sebelumnya berniat izin tak bisa hadir. Tapi bersyukur sangat, sebab disana aku banyak bertemu kawan-kawan kantor, saudara 8 jamku, lengkap dengan keluarganya. Pulang dari sana, Yunda Hamas yang paling sumbringah dapat seamplop THR, yang lumayan isinya.
![]() |
| Senangnya Yunda dan Hamas dapat tambahan THR
|
Jam 10-an kami sudah sampai di rumah Yai-Nyai, ba'da dzuhur mau jalan-jalan ke rumah Ayuk-Kakak, Wak-Bibik. Eh ternyata serombongan keluarga Paman dari Prumnas mau sanjau ke rumah kami, jadi kamipun pulang dulu. Baru setelah semuanya bubar, kami merealisasikan niat awal. Silaturahimpun bersambung sampai malam.
H+4, 22 Agustus 2012
Hari terakhir cuti bersama, mau silaturahim ke tetangga kiri kanan masih pada mudik, yang ada juga sudah ketemu. Kekeluarga Abinya Hamas sudah dibabat habis kemarin, akhirnya memenuhi hasrat anak-anak untuk berenang, maklum sepanjang Ramadhan acara renang dicoret dari jadwal. Pagi -pagi langsung siap-siap *namanya mau renang ya kudu sarapan berat dong...
![]() |
| AMANZI Water Park
|
Kelar renang, saatnya mencari hadiah yang diminta Hamas atas puasanya yang penuh satu bulan. Apa ayo, tebak? Ini penampakannya...
![]() |
| Kandang Ayam ini dijual @Rp. 500.000,- |
Iya, Hamas mau peliara Ayam. Ayamnya sudah dapat sepasang diberi oleh Yai Darmisa, adiknya Nyai. Sekarang masih belum diambil, masih menunggu kandang yang pantas dan layak. Tapi begitu tahu harganya sebegitu, aku bergidik juga, lumayan muahal menurutku
Syukurnya Hamas mau dibujukin supaya kandang ayamnya minta dibuatkan Yai Zul saja. Agar bisa menekan harga, perkiraanku paling mahal ya 200 ribu. Dan hingga berita ini diturunkan, kadang ayam idaman Hamas belumlah terwujud 
H+5, 23 Agustus 2012
![]() |
| Nyang ini sich acara makan-makan di rumah Ibu KASI, Masakan Bu Mega diserbuuu... |
Sudah masuk kerja. Hari ini juga berarti jatah usiaku berkurang 1 tahun lagi didunia, semoga keberkahan selalu menyertai hari-hariku *serangkum do'a kuhaturkan dalam hati... Suasana kantor sepi, masih banyak yang cuti tahunan. Lalu lintas di Palembangpun masih lenggang, tampaknya masih banyak yang diluar kota.
Baru hari ini, Senin (27/8) kehidupan di kantor mulai berdenyut normal 






