Tampilkan postingan dengan label Belajar Syukur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar Syukur. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Mei 2012

Belajar Syukur dari Katak dan Siput

Ada seekor siput selalu memandang sinis terhadap katak. Suatu hari, katak yg kehilangan kesabaran akhirnya bertanya kepada siput. 

Katak :  "Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu membenci saya?"

Siput : "Kalian kaum katak mempunyai empat kaki dan bisa melompat ke sana ke mari. Tapi saya mesti membawa  cangkang yg berat ini, merangkak di tanah, jadi saya merasa sangat sedih, saya iri padamu."

Katak : "Setiap kehidupan memiliki perjuangannya masing-masing. Hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami sebagai katak."

Dan seketika, ada seekor elang besar yg terbang ke arah mereka, siput dengan cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak dimangsa oleh elang.

Siput terharu.
Akhirnya sadar, ternyata cangkang yang dimilikinya bukan merupakan suatu beban, tetapi adalah kelebihannya.

Hikmah:
Nikmatilah kehidupanmu, tidak perlu dibandingkan dengan orang lain. Keirian hati terhadap orang lain justru akan  membawa banyak penderitaan.

Rejeki tidak selalu berupa emas, permata atau uang yg banyak bukan pula saat kita di rumah mewah dan pergi bermobil. Rejeki sebenarnya adalah jiwa dan hati yang tenang, karena ketenangan dan kebahagiaan itu sangat mahal, tak bisa dibeli dengan uang. 

Dan sesungguhnya, bukan kebahagiaan yang menjadikan kita berSYUKUR tetapi berSYUKURlah yg menjadikan kita berbahagia :P

Sumber BBM.